Rabu, 14 Desember 2011

3 Ciri Pria Perkasa

0

Para dokter  berbeda pendapat ihwal cara pengukuran, apakah seorang pria mengalami ejakulasi dini atau tidak. Menurut dokter Naek L. Tobing, seksolog pengelola Center for Sex and Marital Studies, Jakarta, setidaknya ada tiga kategori  yang sekarang berkembang untuk memastikan masalah itu.

1. Orgasme pasangan

Seorang pria mengalami ejakulasi dini jika tak mampu menahan ejakulasi sehingga istri hanya mencapai orgasme sekitar 50 persen dari seluruh frekuensi  hubungan seks. Misalnya,  pasangan ini berhubungan seks 10 kali sebulan, dan istri hanya orgasme empat kali, maka  suami termasuk pengidap ejakulasi  dini.

2. Lamanya hubungan seks

Sejumlah penelitian mendapat hasil berbeda, ada yang menyebut  rata-rata  hubungan seks butuh waktu 4-7 menit, 10 menit, atau 20 menit.  Besar kemungkinan, perbedaan itu terjadi karena saat responden ditanya, mereka tak melihat jam saat berhubungan seks. Perbedaan itu membuat para ahli sulit menjadikan lamanya hubungan seks sebagai patokan.

3. Jumlah tusukan


Jumlah tusukan atau hentakan penis ke dalam vagina dinilai lebih tepat sebagai tolok ukur, meski angka yang didapat  para ahli juga berbeda-beda. Ada yang menyebut minimal delapan dorongan,  ada pula yang mematok 15 hentakan.  Penelitian Naek mendapatkan hasil, sebagian besar istri mampu mencapai orgasme bila suami mampu melakukan 20 kali hentakan, dan sebagian kecil istri orgasme hanya dengan 10 kali dorongan.  Itu sebabnya,  suami disebut normal jika bisa melakukan 10-20 tusukan, baru ejakulasi. Jika  kurang dari 10 hentakan, sang suami sudah “menyerah”,  dia masuk kategori ejakulasi dini. Sebaliknya, jika bisa lebih dari 20 hentakan, berarti ia suami perkasa.

Posted by Prama, 14 Desember 2011

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting